Pesona Indonesia

Looks like foodies are very lucky to live in Melbourne because there are many halal restaurants in the city. With this wide range of eateries it seems that Indonesian restaurants don’t want to be left behind, and one by one pop up.

This time we headed to the end of Lygon street, where a friend told us there was an Indonesian restaurant that had only been opened for four months. The place is quite strategic because it is close to Melbourne and RMIT Universities. When we finished eating, we did indeed see some students entering for lunch.

The menu & halal signs are taped to the wall. The owner is from the city of Surabaya, East Java. Service is pretty fast and friendly with moderately priced menu items and quite authentic flavours. The decor is bit dark and it would be better if the lighting in the room was increased. The bakso penyet (beefballs), stir-fried water spinach and grilled fish that we ordered were satisfying.

Sepertinya kita beruntung sekali karena sekarang banyak restaurant halal yang buka di melbourne. Dari bermacam ragam restaurant ini tampaknya restaurant Indonesia tidak mau ketinggalan, satu persatu bermunculan.

Kali ini kami menuju ujung jalan Lygon street, seorang teman memberi tau bahwa ada restaurant Indonesia yang baru empat bulan buka. Tempatnya cukup strategis karena dekat dengan universitas Melbourne dan dekat juga dengan universitas RMIT. Ketika kami selesai makan tampak beberapa mahasiswa masuk untuk makan siang.

Menu dan tanda halal tertempel didinding. Yang punya berasal dari kota Surabaya, Jawa Timur. Service lumayan cepat, pelayanan ramah, harga sedang-sedang saja…dan cukup authentic. Untuk decor biasa dan alangkah lebih baik apabila penerangan di ruangan ditambah. Bakso penyet, Tumis kangkung dan Ikan bakar yang kami pesan cukup membuat kami puas.

Details

Pesona Indonesia 1/1 Lygon Street Carlton Victoria

Monday – Saturday 11am – 830pm

Closed Sundays

No pork on menu and halal signage clearly visible

No social media presence yet

https://goo.gl/maps/6HvykBriag92

2 Comments Add yours

  1. Menyenangkan sekali mendapat cerita kalau makanan Indonesia pun sekarang mudah ditemui di mancanegara. Menjadi promosi tentang kekayaan Nuswantara. Kami yg tinggal di desa dan bersama petani mengembangkan produk yg lokal dan sehat, minim input pertanian (organik), seperti bunga telang pewarna alami makanan (butterfly pea). Teh biru bunga telang, mungkin pernah coba? Salam dari desa pinggiran Candi Prambanan.

    Liked by 1 person

  2. Terimakasih sudah menyediakan waktu untuk mampir di blogku. Salam hangat dari Melbourne… tinggal Di Australia selama lebih dari empat puluh tahun belum pernah tahu Bunga Telang atau teh biru Bunga telang…… malangnya pengusaha Sembako indonesia satu2 berguguran , sekarang tinggal satu / dua saja untuk memberi produk2 Indonesia.. menyedihkan memang.

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s